Wednesday, May 27, 2026
Bagikan
Home Nasional Hore, Masyarakat Boleh Berwisata di Dalam Kota

Hore, Masyarakat Boleh Berwisata di Dalam Kota

Bagikan

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram terkait pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata yang buka selama libur lebaran. Pengawasan itu demi memutus mata rantai COVID-19.

Surat Telegram tersebut bernomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021 tanggal 30 April 2021 yang ditandatangani Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menjelaskan, masyarakat tetap bisa berwisata di dalam kota masing-masing. Namun, protokol kesehatan akan diawasi secara ketat.

“Meskipun telah dikeluarkan kebijakan larangan mudik untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, masyarakat dapat berwisata, namun hanya di objek wisata dalam kota saja, hal itu menjadi kontradiktif di mana tradisi/budaya dan animo masyarakat masih cukup tinggi untuk mengunjungi lokasi wisata sebagai sarana hiburan lebaran dan memungkinkan adanya kluster baru dalam penyebaran COVID-19,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam telegram.

Untuk itu, Kapolri memerintahkan para Kapolda dan pejabat utama (PJU) Mabes Polri untuk melakukan sejumlah langkah. Salah satunya melakukan mapping semua lokasi wisata di wilayahnya, baik yang buka saat liburan maupun yang tutup.

“Melaksanakan giat fungsi intelijen dan deteksi dini serta aksi terhadap animo masyarakat yang melakukan kunjungan wisata,” tuturnya.

Kapolri meminta agar penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata diperketat. Polisi melakukan koordinasi dengan dinas terkait, Satgas COVID-19, dan pihak pengelola wisata supaya dilakukan swab test. Apabila ada warga yang ketahuan positif COVID-19, harus ada sanksi.

“Melakukan tindakan tegas sesuai dengan Undang-undang dan peraturan yang berlaku lainnya jika terdapat pelanggaran dalam penyelenggaraan wisata,” ucap Kapolri.

“Melaksanakan imbauan, sosialisasi, pemahaman kepada pengelola lokasi wisata tentang kegiatan wisata pada saat kondisi pandemi COVID-19 harus berdasarkan ketentuan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” sambungnya.

Kapolri ingin pengelola wisata memperhatikan instruksi pemerintah terkait COVID-19, dengan menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun, memperbanyak media info wajib 5M, pelarangan masuk pada orang yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak napas.

Tidak hanya itu, pengunjung yang tidak memakai masker tidak diperbolehkan masuk, mengingatkan pekerja dan pengunjung wisata agar menjaga jarak, mengatur antrean agar tidak terjadi kerumunan, hingga mengutamakan metode pembayaran nontunai.

Sementara itu, untuk pengunjung wisata, Kapolri mengimbau agar selalu masuk ke lokasi dalam kondisi sehat serta tertib menggunakan masker. Kapolri juga menegaskan tak semua tempat wisata boleh buka. Bagi yang berada di zona oranye dan merah, maka harus tutup.

“Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan pakai sabun air mengalir atau gunakan hand sanitizer. Tetap perhatikan jaga jarak minimal 1 meter,” imbuhnya.

“Apabila lokasi wisata berada di zona orange dan atau zona merah maka wajib ditutup,” tambah Kapolri. (rel/hp)

Berita terkait

Ide Dedi Mulyadi soal Gaji Rp10 Juta Per KK Bikin Rakyat Malas

Gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyebut akan membagikan gaji Rp 10 juta per kepala keluarga (KK) jika memimpin Jakarta ditanggapi Ketua Himpunan...

TYI Lecture Series, SBY: Krisis Iklim dan Krisis Lingkungan Itu Nyata!

Menanggapi permasalahan di dunia akhir-akhir ini, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi perhatian khusus pada perkembangan dunia yang kurang menggembirakan.   “Tiba-tiba dunia kita...

Megawati bicara tentang ijazah palsu, singgung Jokowi ?

Presiden kelima Megawati Soekarnoputri ikut bicara ramainya isu kasus ijazah palsu. Menurutnya, jika surat tanda tamat belajar tersebut asli maka sebaiknya tinggal ditampilkan ke...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Trending News

Lokot Nasution Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Lokot : “Di Tengah Kondisi Global Yang Tak Menentu, Kita Wajib Tetap Bersatu”

Percut Sei Tuan, oxomedia - Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Demokrat, M. Lokot Nasution, mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan pada...

M. Lokot Nasution : Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Jadi Refleksi Optimisme Diri Terhadap Bangsa dan Negara

Percut Sei Tuan, oxomedia - Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Demokrat, M. Lokot Nasution, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada...

Lokot Nasution Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan Saat Sosialisasi 4 Pilar di Medan

MEDAN, oxomedia — Sekitar 150 warga Medan Kesawan mengikuti Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di Balai Kota Medan, Selasa (10/2/2026). Kegiatan yang menghadirkan...

Sosialisasi 4 Pilar di Medan, Lokot Nasution : Ramadhan Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat

MEDAN, .oxomedia — Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, H. Muhammad Lokot Nasution, ST, menegaskan pentingnya menjadikan bulan Ramadhan sebagai...

Komentar Warganet